Game engine adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membuat dan mengembangkan video game. Fungsi utamanya meliputi rendering untuk 2D atau 3D graphic, collision detection, sound, scripting, animasi, artificial intelligence, networking, memory management, threading dan scene graph. Game engines memberikan perangkat untuk visual development dengan tambahan komponen perangkat lunak yang dapat dipakai berulang kali. Perangkat ini pada umumnya memberikan integrated development environment yang dapat mempermudah, serta mempercepat pengembangan game. Salah satu contoh game engine yaitu OGRE. OGRE adalah salah satu engine grafik 3D yang berorientasi kepada objek. OGRE itu sendiri ditulis dalam bahasa C++. Engine grafik 3D tersebut dapat kita gunakan untuk membuat game karena OGRE memang didesain sedemikian rupa untuk tujuan berikut. Untuk merender grafis tiga dimensinya, OGRE menggunakan library atau pustaka Direct3D dan OpenGL.

Fitur-fitur yang terdapat pada OGRE adalah sebagai berikut :

  1. Berorientasi objek dan memiliki arsitektur plugin yang memungkinkan OGRE menjadi sangat modular.
  2. Multiplatform dengan dukungan OpenGL dan Direct3D.
  3. Mendukung Vertex dan Fragment Shader.
  4. Debugging dan Loading File.
  5. Memiliki compositing manajer dengan bahasa scripting dan layar penuh postprocessing untuk efek seperti HDR, mekar, kejenuhan, kecerahan, dan lain-lain.
  6. Adanya utilitas untuk mengkonversi ke file object OGRE (*.mesh) dari program 3D terkenal, misalnya Blender, Maya, 3DS Max, dan lain-lain.

Peran Programmer, Designer, Artist dan composer itu saling berhubungan satu sama lain, dan saling bergantungan satu dengan yang lainnya. Tidak adanya salah satu dari keempat tim tersebut dalam pembuatan game, akan mengakibatkan pembuatan game menjadi tidak sempurna.

Dan apabila dipaksakan pun, misalnya seorang programmer mempunyai tugas ganda selain menjadi seorang programmer juga sebagai designer, maka salah satu tugas pasti tidak akan dikerjakan secara optimal, karena pikirannya akan terbagi. Sebaliknya, jika semua tim tersebut lengkap, maka pembuatan game akan lancar, dan hasilnya pun akan optimal. Devil May Cry 4 merupakan salah satu contoh nyata suksesnya koordinasi antara programmer, designer, artist dan composer dalam pembuatan gamenya.

Devil May Cry 4 adalah sebuah game action yang merupakan seri ke-4 dari semua seri dalam Game Devil May Cry. Game ini dikembangkan oleh Capcom pada tahun 2008 untuk beberapa platform seperti Xbox 360, Playstation 3 dan Windows (PC). Dalam game ini, kita dapat memainkan dua karakter yaitu Nero yang merupakan karakter baru dalam Devil May Cry dan Dante yang merupakan karakter utama dari semua seri Devil May Cry. Pada awal permainan hingga tengah-tengah dari story permainan, kita menggunakan karakter Nero untuk memainkan game ini, karena pada saat itu merupakan misi Nero untuk menyelamatkan Kyrie. Kita baru bisa menggunakan karakter Dante pada saat karakter Nero pada game tersebut telah tertangkap dan terkurung dalam sebuah patung raksasa bernama Savior.

Dante merupakan protagonis pada seri Game Devil may Cry. Ciptaan Capcom sejak tahun 2001, dimulai dari seri pertamanya yaitu Devil may Cry 1 sampai saat ini seri kelimanya yaitu Devil May Cry 5. Dante merupakan anak dari pasangan devil dan manusia (ayahnya devil dan ibunya manusia). Dia menyukai makanan pizza, dimana hal tersebut dapat terlihat pada setiap awal scenenya, dimana dante selalu sarapan dengan memakan pizza. Dante muncul sebagai tokoh utama dalam Seri Devil May Cry 1, Devil may Cry 2, Devil may Cry 3, Devil may Cry 4 (sebagai partner Nero), dan terakhir Devil may Cry 5 (sebagai Dante pada saat masih remaja). Dante adalah seorang detektif bayaran yang mengkhususkan diri dalam kasus-kasus paranormal, dimana lebih memilih untuk membasmi devil-devil yang berkeliaran di kota. Dia memiliki tubuh yang atletis, berambut perak, mata tajam dan bercahaya seperti listrik, dan biasanya terlihat mengenakan jubah kulit berwarna merah/mantel parit. Dante digambarkan sebagai tokoh yg stylish dengan sebuah jubah panjang untuk membuat karakternya terlihatĀ pamer dan seseorang yang anti rokok sejak Kamiya melihat bahwa itu terlihat lebih keren. Dante menggunakan warna jubah merah dikarenakan di Jepang itu merupakan warna tradisional untuk seorang figur pahlawan.Selain itu, Dante digambarkan sebagai seseorang yang selalu membuat kekonyolan, dan suka bercanda, untuk membuat karakternya terasa familiar.

Tugas Dante adalah kembali ke Castle dan menyelamatkan Nero serta mengeluarkannya dari dalam Savior untuk dapat menyelesaikan misinya dan membunuh boss terakhir dalam game ini yaitu Savior.

Gameplay dalam Devil May Cry 4 ini hampir sama dengan seri-seri yang sebelumnya, dimana pemain harus menyelesaikan beberapa misi-misi tertentu sesuai dengan alur cerita dalam game. Selain itu, selama permainan, pemain dapat mengumpulkan item-item yang dapat digunakan untuk menaikkan level status karakter. Semakin banyak item, maka semakin banyak pula level yang dapat ditingkatkan dengan cara menukarkan item tersebut dengan skill yang diinginkan. Terdapat juga beberapa bagian dalam misi dimana pemain harus memecahkan teka-teki untuk bisa melanjutkan misinya tersebut.