Database (basis data) merupakan kumpulan data yang saling berhubungan. Hubungan antardata dapat ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Database dapat bekerja karena adanya aplikasi yang bertugas untuk mengatur, menyimpan, memodifikasi data. Aplikasi itu disebut dengan software database engine dan lebih resminya disebut dengan DBMS (Database Management System).

Ada banyak sekali aplikasi DBMS ini, mulai yang berjalan di komputer Personal(PC) sampai ke komputer skala mainframe. Contoh-contoh dari aplikasi database engine, misalnya seperti SQL Server oleh microsoft, MS Access oleh Microsoft, Oracle Database dibuat oleh Oracle, MySQL dibuat oleh MySQL AB, dan lain-lainnya.

Dalam cloud computing terdapat beberapa database ygang dapat digunakan. Salah satu contohnya yaitu database yang berbasis web, antara lain : Socrata, Cebase, Dabble DB. Berikut ini penjelasan dari masing-masing database berbasis web tersebut.

1.  Socrata

Awalnya website ini bernama www.blist.com, tapi karena mengalami perubahan servis dan layanan diubah menjadi Socrata yang beralamat di www.socrata.com. Socrata adalah aplikasi database online yang relatif mudah digunakan dan dirancang untuk keperluan nonteknis pebisnis, seperti spreadsheet dan pemrograman database.

2.  Cebase

Cebase (www.cebase.com) memungkinkan anda untuk membuat aplikasi database baru secara online dengan hanya beberapa klik dari mouse komputer anda. Anda juga dapat mendesain tampilan program database seperti membuat form, membuat kolom data entri, dan sebagainya.

Data anda akan ditampilkan dalam tata letak seperti spreadsheet. Anda dapat menyortir, menambah, menghapus, serta menyaring dari kelompok data anda yang diinginkan.

3.  Dabble DB

Cara pemakaian Dabble DB (www.dabbledb.com) mirip dengan Cebase. Anda tinggal klik-klik saja pada settingan database yang ingin dibuat. DB menawarkan tiga cara untuk berbagi data. Page Option memungkinkan anda untuk mengumpulkan data dari pengguna lain, tanpa memberikan akses ke database. User Option memungkinkan pengguna lain untuk mengakses data mentah di database. Schema Option dapat mengaktifkan JavaScript API untuk membiarkan orang lain berinteraksi dengan data anda pada situs-situs lain.

Selanjutnya, anda dapat mengurutkan dan menyaring data seperti membuat berbagai jenis laporan dan menggunakan data anda untuk menghasilkan grafik, kalender dan peta.

Itulah ketiga contoh database pada cloud computing yang berbasis web. Selain dari databse yg berbasis web, database cloud computing yang saat ini sedang ramai dibicarakan adalah SQL Azure.

Microsoft ® SQL Azure ™ Database adalah Relasional Data Base Management System (RDBMS) yang dibangun pada teknologi SQL Server ®. Ini adalah layanan database yang sangat available, available, scalable, multi-tenant yang dikembangkan oleh Microsoft untuk cloud database. Database SQL Azure membantu memudahkan pengadaan dan penyebaran database multipel. Pengembang tidak perlu menginstal, setup, patch atau mengelola perangkat lunak apapun, karena semua yang diurus oleh Microsoft dengan platform ini sebagai layanan (platform as a service/PAAS). Ketersediaan yang Tinggi dan toleransi kesalahan adalah built-in dan tidak ada administrasi fisik yang diperlukan.
Pelanggan dapat menggunakan pengetahuan yang ada di T-SQL pengembangan dan model relasional yang familiar untuk simetri dengan data yang ada di tempat database. Selain itu, pelanggan bisa mendapatkan produktifitas dengan cepat pada SQL Azure dengan menggunakan pengembangan yang sama dan alat manajemen yang mereka gunakan untuk layanan database yang on-premises.
Windows Azure menawarkan beberapa layanan untuk membantu mengelola data Anda di cloud. SQL Database, sebelumnya dikenal sebagai database Azure SQL, memungkinkan organisasi untuk menciptakan secara cepat, meningkatkan dan memperluas aplikasi ke dalam cloud dengan alat yang familiar dan kekuatan dari teknologi Microsoft SQL Server ™. Tabelnya menawarkan kemampuan NoSQL dengan biaya rendah untuk aplikasi dengan kebutuhan akses data sederhana. Blob (Binary Large Object) menyediakan penyimpanan yang murah untuk data seperti video, audio, dan gambar. Semua didukung dengan 99,9% SLA bulanan. Windows Azure juga menawarkan kemampuan untuk menjalankan SQL Server dalam mesin virtual pada Windows Azure.

Sumber:

http://www.microsoftvirtualacademy.com/tracks/introduction-to-sql-azure

http://www.windowsazure.com/en-us/home/features/data-management/